Friday, November 25, 2016

Virtual Reality Box, masuki duniamu yang baru

Halo guys!

Apa kabarnya? Maafkan aku ya yang sudah lama tidak update blog, hehe. Semoga masih berkenan mampir-mampir ke sini. Doakan aku bisa semakin sering dan aktif nge-post, ya.

Oh ya, kali ini aku bakalan me-review suatu produk yang keren banget, lho. Namana adalah Virtual Reality Box. Pernah dengar/tahu? Beginilah penampakannya.. Taraaa~



Ayahku memesannya melalui sebuah toko online dengan harga yang sangat murah. Wow, aku sangat penasaran dengan benda baru tersebut pada saat sampai di rumah! Tentu saja aku belum pernah menggunakan alat semacam itu sebelumnya, aku hanya sekedar tahu dari video-video gamers di Youtube yang menggunakan oculus rift (fungsinya mirip, yaitu memasuki dunia virtual reality).

Tanpa perlu disuruh, aku pun segera mencobanya dan memang ternyata keren banget. Dengan film dan video yang ada di Youtube (kita bisa cari film virtual reality gratis di Youtube dengan kata kunci  (keyword) vr 360 video  atau pun vr video), kita bisa merasakan serunya memasuki sudut pandang seseorang dalam petualangannya. Kita bahkan bisa merasa sebagai orang yang mengalaminya. Suka film/game horor dan ingin merasakan tegangnya dikagetin hantu dari belakang? Mau banget merasakan pengalaman terjun payung dan melihat ke sekeliling kita? Ataupun penasaran ingin naik jet coaster yang tegangnya minta ampun? Bisa banget melalui Virtual Reality Box ini!

Nah, sekarang aku akan menjelaskan cara menggunakan Virtual Reality Box tersebut. Caranya gampang kok.. Yuk disimak!

1. Tarik keluar tempat untuk memasukkan handphone kita

Mungkin awalnya membingungkan, namun sebetulnya ada gagang kecil yang memang disediakan agar tangan kita gampang menariknya.




2. Masukkan ponsel kita pada tempat yang tersedia

Kemudian, kita bisa memasukkan ponsel kita ke dalam tempat yang sudah dikeluarkan tersebut.

 
Jangan lupa, buka video 360 derajat, game 360 derajat, atau video virtual reality lainnya di ponsel kita tersebut (sekali lagi, aku merekomendasikan video-video virtual reality gratis dari Youtube) , sehingga nanti kita tinggal memencet play dan video/game langsung berjalan.

3. Masukkan tempat beserta ponsel kita ke dalam Virtual Reality Box.

 Kita harus memasukkan tempat yang sudah dimasukkan ponsel tersebut kembali ke dalam Virtual Reality Box. Oh ya, kalian bisa lihat kan tali-tali yang mirip sabuk pengaman tersebut? Hal tersebut membantu Virtual Reality Box untuk dapat terkait dengan kepala kita sehingga tidak jatuh. Tentu saja, kita pun akan semakin menikmati menonton/bermain virtual reality-nya. Kita pun tinggal memasukkan kembali tempat tersebut ke dalam box setelah memencet tombol play pada video/game yang diinginkan.

4. Maikan video/game yang dikehendaki, kaitkan Virtual Reality Box dengan kepala, dan nikmati!
Jangan khawatir akan tidak nyaman menggunakan Virtual Reality Box ini, karena ternyata desainnya sudah disesuaikan dengan posisi mata dan hidung. Jika masih kurang pas, di bagian atas Virtual Reality Box kita bisa melakukan pengaturan untuk posisi matanya.

Dimana kita bisa memperoleh Virtual Reality Box ini? Jangan khawatir, mudah kok menemukannya. Kita bisa membuka toko-toko online di Indonesia dan mencarinya. Atau, terkadang aku juga menemukan booth virtual reality box di mall dan salah satu yang pernah kutemukan bertempat di mall Citraland, Jakarta Barat. Silahkan cari yang cocok di hati, dan selamat menikmati dunia virtual reality-mu! Jelajahi dunia dan imajinasimu sebebas-bebasnya.



 

Tuesday, August 9, 2016

Ide Sistem Poin untuk Pembuangan Sampah

 
Sampah merupakan salah satu masalah yang perlu diperhatikan di Indonesia. Menurut sebuah survei yang dibahas dalam buku buku Besarnya eksploitasi perempuan dan lingkungan di Indonesia: Siapa bisa mengendalikan penyulutnya? oleh Irwan, Z. J., masyarakat menempatkan limbah padat (sampah) sebagai hal pertama yang menganggu kehidupan. Sampah tersebut dapat berupa benda-benda yang sudah tidak terpakai lagi. Boneka, kemasan produk sehari-hari, bahkan hingga kantong plastik pun termasuk sampah. Jika dicermati, di rumah kalian masing-masing pasti banyak sampah juga.

Seringkali, masyarakat tidak tahu kemana berbagai barang tersebut bisa dibuang. Karena kurangnya kepedulian atau karena memang tidak tahu, akhirnya banyak yang salah kaprah dan malah membuangnya ke kali atau tempat-tempat umum seperti di jalanan. Kalau diperhatikan, sungai di Indonesia memang banyak yang tidak bersih dan berbau tidak sedap. Jalanan juga tidak rapi dan bersih karena ada saja bungkus cemilan atau bungkusan air mineral yang berserakan.

Walaupun membuang sampah sembarangan terdengar sepele, sesungguhnya kebiasaan buruk tersebut merugikan orang lain. Jika dibiarkan, kebiasaan membuang sampah sembarangan akan berakibat pada masalah lain seperti saluran air yang tersumbat dan banjir yang meluap. Terkadang pemandangan jalan juga menjadi tidak enak sebagai akibat dari berserakannya sampah. Tidak enak sekali jika keadaan tersebut dilihat oleh turis yang berkunjung. Jangankan wisatawan, sebetulnya dilihat warga sendiri pun tidak layak.

Maka dari itu, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan perlu dibenahi. Menurut saya sikap masyarakat yang cenderung instan dan tidak mau repot itulah yang menjadi masalah. Pemerintah sudah menyediakan tempat-tempat sampah ditempat umum. Parahnya, banyak orang yang mengacuhkan dan lebih senang melemparkan sampah mereka di sembarang tempat. Sesungguhnya, kebiasaan buruk manusia juga tergolong sampah yang perlu diubah dan dibenahi.

Sebuah inovasi diperlukan untuk perubahan mental masyarakat yang seringkali membuang sampah tidak pada tempatnya. Kebiasaan buruk perlu diberi perhatian oleh kita sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, sekecil atau sebesar apapun itu. Perlu ada sebuah fasilitas yang dapat mengubah pola pikir masyarakat sehingga membuat mereka merasa bahwa membuang sampah pada tempatnya adalah sebuah perbuatan terpuji. Membuang sampah di tempat sampah yang disediakan sungguh membantu kota dan negara untuk mengalami kemajuan.

Maka dari itu, pada tulisan ini saya ingin menyampaikan sebuah ide untuk menarik minat masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

Menurut teori psikolog B. F. Skinner, manusia akan lebih giat melakukan sesuatu jika diberi penghargaan. Menurut saya, pernyataan tersebut dapat dimanfaatkan untuk permasalahan ini. Seandainya setiap orang diberikan penghargaan setiap membuang sampah pada tempatnya, mungkin sampah yang berserakan tidak lagi menjadi masalah. Orang bahkan bisa berebutan untuk membereskan sampah untuk dibuang pada tempatnya.

Bagaimana seandainya ada sistem poin pada tiap tempat  pembuangan sampah?

Jadi setiap kali orang tersebut membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, ia akan menempelkan kartu elektronik pada sebuah mesin. Mesin tersebut akan menambah poin pada si pemilik kartu sesuai dengan banyaknya sampah yang dibuangnya. Poin-poin hasil pembuangan sampah si orang tersebut akan diakumulasi dan dapat ditukar dengan hadiah-hadiah seperti diskon-diskon dalam berbelanja, atau hal-hal berguna seperti bahan pangan.

Kekurangan pada sistem tersebut memanglah teknologi yang harus diperbaharui dan biaya yang perlu dikeluarkan. Selain itu, sistem poin pada pembuangan sampah ini memang butuh proses panjang dalam hal sosialisasi maupun pelaksanaannya. Pastilah ada pro dan kontra. Ada dukungan, ada pula ketidaksetujuan. Walaupun begitu, tulisan ini adalah rangkuman dari gagasan dan pemikiran saya.

Bagaimana dengan kamu, apa solusimu untuk kebiasaan membuang sampah sembarangan di masyarakat Indonesia?

 

Monday, August 8, 2016

quote for today

so don't you worry, you pretty little mind
people throw rocks at things that shine

(taylor swift - Ours)

jangan lupa bahagia!

Monday, August 1, 2016

Dilema sharing is caring

Halo,


Diunduh dari link


Kita pasti pernah membantu dan dibantu, entah urusannya besar atau kecil. Membantu teman mengerjakan tugas, dibantu dicarikan gebetan buat dikecengin.. Pokoknya manusia itu mahluk sosial dan nggak bisa sendiri banget, deh. Kita (sebagai manusia) tentunya butuh diperhatikan dan memerhatikan. Dalam buku The Philosophy of Person: Solidarity and Cultural Creativity, disebutkan bahwa manusia dimengerti sebagai homo sociologicus; manusia melakukan aktivitas dengan mengharapkan future returns. Kita membantu dan kita berharap untuk dibantu.

 

"Eh, gue boleh minta kunci jawaban tugas kuliah nggak?"
"Coy, tolongin gue anter ke mall di daerah sebrang dong."

Sampai sejauh mana bantu-membantu itu dapat ditolerir? Ternyata eh ternyata, membantu bukanlah hal yang selalu mudah untuk dilakukan.

Jika kita membantu orang lain namun ternyata hal itu malah merugikan kita, tentunya hal itu sudah tidak wajar lagi. Apalagi jika upaya membantu kita merugikan orang-orang terdekat yang tadinya tidak ada kaitannya.

Contohnya, orang tua yang menjadi khawatir karena kita menjadi sibuk. Atau tugas-tugas kita yang menjadi terabaikan karena prioritas utama kita adalah orang lain. Aku sering banget dikasih tahu untuk tidak terlalu baik pada orang lain karena belum tentu orang tersebut mau berbuat hal yang sama sebaliknya. Wah, kita harus mikir-mikir dulu nih sebelum melakukan pengorbanan membantu orang lain.

Jadi, sebaiknya bagaimana ya?

Menurutku nih ya, kita harus pintar-pintar menetapkan batas. Sedari awal orang lain meminta kita membantu, kita harus udah netapin garis batas atau borderline-nya. Kalau ternyata orang lain itu kelewatan, kita harus belajar berani menolak.

"Sori, untuk kali ini gue nggak bisa bantu."

Jangan pelit untuk berbagi kebaikan, tapi ketahuilah sejauh mana batas yang wajar untuk ditetapkan. Kalau ragu, tanyakan dilemamu pada orang terdekat yang lebih berpengalaman dengan hidup ini. Jangan tidak membantu sama sekali juga, lho. Aku nggak bilang kalau kita lebih baik apatis dan nggak peduli pada orang lain yang meminta bantuan. Kalau nanti kita lagi kesusahan dan orang lain cuek pada kita, bagaimana?

You know what's best for you, so set your limits wisely.

Monday, July 25, 2016

Yuk ke Phuket

Heihei,

Post kedua pada hari ini akan membahas perihal perjalananku ke Phuket pada 18-21 Juli 2016 yang lalu. Nggak usah nunggu-nunggu lagi, yuk disimak tulisanku ini perihal beberapa tempat di Phuket yang kukunjungi

1. Khao Sok

Perjalanan menunggangi gajah.
Jadi, Khao Sok ini adalah sebuah taman nasional dan kita bisa melakukan elephant trecking dan canoeing disana. Keluargaku sempat melakukan keduanya.



Elephant Trecking, atau perjalanan dengan menunggang gajah, sangat menyenangkan dan mendebarkan! Saat pertama aku menginjakkan kakiku pada gajah manis dihadapanku, ada sedikit ketakutan yang muncul dibenakku. Namun tentu saja rasa penasaran mengalahkan rasa takut. Aku pun duduk bersama adik si sebuah bangku diatas gajah. Perjalanan kami dan sang gajah menyusuri rerumputan dan sungai sangat asyik! Apalagi ada pemandu yang terus menemani, sehingga kami makin merasa aman deh.


Gajah-gajah tersebut berhenti pada sebuah tempat dan dimandikan. Usai perjalanan, kami juga diperbolehkan memberinya makan. Wih, ternyata mereka imut dan manis sekali lho.



Pada kegiatan mengendari perahu kano, aku merasa tenang sekali. Kami mengitari sebuah sungai dan perjalanan jauh tersebut bisa dinikmati karena nampaknya pepohonan dan bukit-bukit. Tenang, kita tidak perlu mendayung karena ada petugas yang akan membantu. Kita tinggal duduk and enjoy ourselves.

2. Fantasea



Di tempat ini, kita bisa menyaksikan sebuah pertunjukan penuh budaya yang menceritakan mengenai perjalanan seorang pangeran dari negeri Kamala. Ceritanya, di negeri Kamala yang tadinya penuh harmoni menjadi dipenuhi hal-hal jahat dan kekacauan. Oh ya, pada show ini kita bisa melihat kombinasi akrobatik, sulap, komedi, pertunjukkan hewan, special effect panggung berupa lighting dan ilusi serta tarian-tarian yang bersatu padu dalam satu panggung. Menurutku, ini unik sekali dan worth to watch.

Pintu masuk Phuket Fantasea pada malam hari yang menyala indah.


3. Phi Phi Island.



Wisata menyusuri pulau-pulau ini cocok untuk kalian pencinta snorkeling. Pulau Phi Phi memiliki beberapa bagian, dan kita akan menyusurinya dengan menggunakan speedboat. Oh ya, perjalanan dengan kapal tersebut berdurasi cukup lama (mungkin sekiar satu jam setengah) dan untuk yang mabok laut disarankan membuat persiapan terlebih dahulu.


4. Simon Cabaret Show
 
 


Pada pertunjukkan ini, waria-waria Thailand akan menari diiringi lagu-lagu dari berbagai negara. Dandanannya menarik, tariannya keren dan mendetail, dan lawakannya menghibur. Aku kagum pada kelihaian para waria pada saat dipanggung. Mereka terlihat 'bersinar'! Oh ya, dalam show ini kita tidak diperkenankan untuk memfoto pada saat para waria beraksi di panggung. Jangan lupa, ya.
 

Manado, kota yang penuh kesan

Haloo,

jadi sebetulnya ini adalah tulisan yang tertunda. Aku tidak bisa menuliskan trip secara detail karena aku sempat malas menulis dan kini saat berhasil mendapatkan mood, aku malah lupa-lupa ingat. :") Maafkan saya. Aku sempat mengunjungi Manado beberapa waktu yang lalu (secara mendadak dan menyenangkan) dan akan mengulasnya sebisaku pada tulisan ini. Check these points out!

1. Kita dapat dengan mudah melihat keindahan laut dan pegunungan di kota Manado

Pemandangan unik kombinasi laut dan gunung di Manado.

Pegunungan ini terlihat dari sebuah pantai. Pantainya sendiri saja sudah indah, bagaimana kalau dikombinasi dengan view gunung? Mantap!

Hati jadi ikutan adem.

Indah sekali, bukan? Aku menginap di sebuah hotel yang ternyata memiliki pantai. Tempat tersebut sangat indah untuk berfoto-foto, tak lupa aku pun numpang eksis di sana. Maklumlah, mumpung background fotonya keren.

I heart you.

2. Di kota Manado banyak spot indah untuk berfoto dengan matahari terbenam.

Yuhuu!
 
Kamu penggemar foto dengan mataharit terbenam dengan langit-langitnya yang indah? Maka Manado adalah kota yang tepat untuk di kunjungi. Aku pun juga mengagumi awan-awan yang menjadi cantik dikala matahari hendak menyembunyikan dirinya. Sebuah pengalaman menyaksikan yang jarang sekali kudapatkan!
Siap, grak!
3. Banyak juga tempat-tempat selain pantai yang asyik untuk dikunjungi

Difoto dari sebuah restoran.
 
Foto di atas adalah sebuah panorama dari restoran di Tomohon. Oh ya, di luar restoran tersebut terlihat pemandangan persawahan yang ikut menenangkan hati. Di dalam, kita bias mendapatkan kopi/the dan menikmati suasana yang ditawarkan.

Sebuah klenteng.

Yuk, keliling mengelilingi kompleks dengan mobil-mobilan ini.
 
Nah, mobil-mobilan di atas adalah salah satu hal yang ingin kuceritakan. Jadi, ada sebuah tempat dimana kita bias menggoes pedal seperti sepeda pada kendaraan yang satu ini, dan kami berputar dengan mobil-mobilan tersebut mengelilingi kompleks. Tak lupa pula terdapat speaker yang dapat disambungkan dengan ponsel. Kita bisa menyalakan lagu kesayangan kita dengan kencang sambil fokus mengayuh pedal mobil-mobilan tersebut. Sepanjang perjalanan, aku dan saudara-saudaraku tertawa and had tons of fun!

____

Lagi-lagi, mohon maaf aku tidak bisa menceritakan pengalamanku dengan detail karena perjalanan ini kutulis beberapa minggu kemudian. Akibat kemalasanku menulis.

Namun, Manado ini adalah salah satu kota yang berkesan untukku. Pertama, pemandangan yang ditawarkan cantik sekali. Lalu, bahasa dan budaya yang indah. Aku pun baru tahu perbedaan memanggil perempuan dan laki-laki yang lebih tua disana.

Jadi, kalau di Jakarta kita memanggilnya 'mas' atau 'mbak', disana kita memanggil mereka dengan 'cewe' dan 'cowo'. Aku pun sempat harus membiasakan diri dengan panggilan 'eh cewe'. Haha, namun pengetahuanku jadi bertambah dan aku ingin membagikannya pada kalian!

Selain itu, aku terkesan oleh orang-orang disana yang mau membantu dikala rombonganku bertanya jalan ataupun pada saat tersasar. Kekeluargaan dan keakraban terasa sekali disana.

Oh ya, terima kasih pada Koko Wawa dan Cici Nancy yang telah memanduku dan adikku selama perjalanan di Manado. Wish you guys the best!

Doakan aku bisa rutin menulis kembali, ya!

Thanks for reading this post!
 

Thursday, June 30, 2016

Manusia yang tidak pernah puas

Halo,

diunduh dari http://i.huffpost.com/gen/3828066/images/n-HAPPINESS-628x314.jpg

Sudah lama banget aku nggak nge-blog tentang hal-hal santai. Entah mengapa, pas mengetik tulisan ini aku juga merasa agak kagok. Waduh waduh, harus membiasakan diri menulis blog lagi nih. :-)

Jadi, kali ini aku ingin membahas tentang manusia yang nggak pernah puas. Pada umumnya, manusia selalu melihat ke atas dan jarang bersyukur. Kebanyakan mengeluhkan kekurangan yang mereka miliki. Contoh, pernahkah kita mengeluh karena merasa apa yang kita dapatkan tidak semaksimal yang kita harapkan? Libur kurang lama, makanan kurang bervariasi, kepintaran kurang mendukung.. Kenapa sih aku begini, kenapa sih dia begitu. Hal tersebut membuat kita selalu mencari-cari sesuatu yang dapat membuat kita merasa lebih oke. Aku ngaku aku juga seperti itu.

Ketidakpuasan tersebut seringkali membuat kita tidak bahagia. Padahal, kalau kita selalu merasa cukup pastilah hidup lebih tenang. Kenapa ya.. Menurutku, kita tidak pernah puas karena tuntutan yang kita ataupun yang orang lain pasangkan untuk diri kita. Tuntutan identik dengan tekanan, dan tekanan tidak selalu menyenangkan.

diunduh dari http://userscontent2.emaze.com/images/5774bd07-b124-4162-8fc0-b055c0f8a5c4/7ffdb4cd-230d-4c81-ae20-a9df9fa05003.jpg

'Pokoknya, aku harus menjadi 'the best''

'Aku nggak boleh kalah si dia.'

Ya, terus aja kita dihantui harapan diri kita sendiri. Kalaupun kita berhasil mencapainya, muncul lagi tuh berbagai tuntutan dan ekspektasi baru.

'Kok cuman segini, sih?'

Sekarang, aku mencoba mencari poin-poin yang dapat membuat kita lebih merasa bersyukur atas apa yang kita miliki. Dengan kata lain, beginilah cara-cara untuk membuat kita merasa puas dan dengan demikian, bahagia;

1. Dengarkan kisah hidup banyak orang yang sedang sedih
Dengan demikian, kita bisa mengerti bahwa tidak selamanya kita dapat mencapai hal-hal yang kita inginkan. Kita bisa tahu juga bahwa kita tidaklah sendirian. Mendengarkan membantu kita untuk bersyukur.

2. Belajar berkata, ya sudahlah.
Memang susah untuk dilaksanakan karena terkadang hati gemas sendiri melihat kegagalan. Untuk itu, kita barangkali perlu memaksa hati tersebut untuk berkata ya sudahlah. Alihkan perhatian dan sibukkan diri untuk berhenti mengeluh. It's okay to be not okay, but you also should let some things go.

3. Ketahuilah bahwa ada hal-hal yang tidak bisa kita kontrol
Sadarilah kalau terkadang, we just lose. Jangan merasa putus asa apalagi bahwa semua ini salah kita. Percayalah bahwa ketidakberhasilan bukanlah akhir dari segalanya. Nah, ketidakpuasan macam ini perlu dilampiaskan dengan bersenang-senang secara positif. Nongkrong di kafe, menulis.. Do anything that makes you happy.

4. Abaikan pendapat-pendapat negatif orang-orang yang menuntut berlebihan
Seringkali ketidakpuasan juga muncul akibat pendapat orang lain yang terlalu kita pikirkan. They're not in your shoes, anyway. Prioritaskanlah kebahagiaanmu. Namun, aku tidak berkata mereka tidak perlu didengarkan, lho. Kita harus tahu sampai batas mana pendapat tersebut memperbaiki kita dan sampai mana kita harus tidak memedulikannya. Know your limits.
 

Wednesday, June 22, 2016

Tempat-tempat ketjeh di Bangkok (Swiss Sheep Farm, Santorini Park, Chocolate Ville, Ocean World)

Hai teman-teman,


Jadi, pada 15 Juni 2016 yang lalu aku telah mengunjungi kota Bangkok di Thailand. Kali ini, aku berpergian bersama para sepupu, Mama, Tante, dan adik. Oh ya, tak lupa pula ada keponakanku yang masih kecil dan imutnya luar biasa. Hari rabu ini kami boarding dengan pesawat jam tujuh pagi. Itu juga berarti kami harus bangun subuh, dan ternyata bangun pagi tersebut membutuhkan usaha yang luar biasa untukku.

Nah, selama 15 Juni hingga 18 Juni 2016 tersebut aku telah mengunjungi beberapa tempat yang asyik banget di tongkrongin. Di simak yuk beberapa tempat ketjeh yang ingin kuceritakan ini!

1. Swiss Sheep Farm

Bagian loket Swiss Sheep Farm
Tempat ini adalah salah satu tempat paling menarik dalam kunjunganku ke Bangkok saat itu. Saat pertama kali datang ke Swiss Sheep Farm ini, kita akan dapat melihat banyak kuda dan hewan-hewan ternak lainnya. Suasana tedh sekali karena banyaknya tanaman hijau. Ya, tempat ini cocok untuk orang-orang yang ingin suasana tenang yang jauh dari perkotaan. Banyak aktivitas yang dapat kita lakukan, salah satunya adalah memberi makan satwa-satwa tersebut.

Saat masuk, kita akan mendapati banyak hewan ternak di sekitar kita.
 
Kegiatan memberi makan hewan dan berinteraksi langsung
Selain itu, ada sebuah atraksi yang menurutku menarik sekali. Berinteraksi langsung dengan apalca! Kami diminta menggunakan plastik disepatu kami dan mensterilkannya dengan menginjak suatu matras bercair. Saat kami memasuki sebuah ruangan, disitulah kejutan datang. Kami berhadapan langsung dengan hewan-hewan apalca tersebut! Petugas pun menenangkan kami dengan mengatakan bahwa hewan-hewan tersebut tidak menggigit. Kami pun dengan leluasa memberi makan dan membelai lembut hewan-hewan berbulu itu. Ternyata mereka imut juga!

Apalca yang kita hadapi secara langsung, face-to-face.

Selfie-agak-gagal-tapi-nggak-apa-apa.

Hal lucu lainnya yang terjadi di Swiss Sheep Farm adalah saat aku memainkan sebuah permainan rodeo. Itu lho, yang kita menaiki banteng-bantengan kemudian bertahan hingga selama apa kita bertahan di punggungnya. Banteng-bantengan tersebut mengamuk dan berputar-putar. Aku menjerit hebat saat memainkan tersebut. Rasanya takut sekali saat ia ingin membanting-bantingku. Sebuah pengalaman yang lucu dan berkesan, kan?

Ini bikin aku takut banget.



2. Santorini Park

Bagian pintu masuk.
 
Dekornya keren dan vintage sekali.
 
Bangku-bangkunya juga nggak kalah vintage dari tembok-temboknya.
 
Tempat ini cocok sekali ini kamu yang suka berfoto-foto. Suasana vintage yang didominasi warna biru memberi kesan ceria. Banyak sekali spot foto yang menyenangkan. Oh ya, selain itu terdapat juga toko-toko merchandise di taman itu. Banyak juga permainan-permainan menyenangkan seperti menonton 4D dan bertarung robot. Iya, kalian tidak salah baca. Kita masuk ke dalam sebuah robot dan main tonjok-tonjokkan dengan lawan kita. Seru banget kan?


Aku kalah melawan adikku dipertandingan tonjok-tonjokkan robot.

Siap untuk bertarung tonjok-tonjokkan.



3. Chocolate Ville

Dari depan aja udah imut banget.

Pintu masuk.

Pertama kali ini memasuki tempat ini, aku langsung excited dengan miniatur-miniatur berbagai landmark dari banyak belahan dunia.  Ada kincir angin dari Belanda, Big Ben dari Inggris. Ditambah lagi ada musik pengiring yang ceria banget. Kalau mondar-mandir disana pasti happy deh bawaannya.

Tempat duduk yang asyik banget.
 
Ada sebuah danau di Chocolate Ville.
 
Sebuah etalase mobil yang tentunya nggak boleh dibawa pulang.
Berikut ini adalah suasana di Chocolate Ville, dimana ada danau disertai kapal-kapalnya yang membuat kita merasa bahwa ini berada di sebuah tempat di belahan dunia yang lain. Keren buat para pencinta foto, dan tempatnya asyik banget buat duduk-duduk dan menikmati pemandangan sekitar. Jarang-jarang lho ketemu suasana yang uniknya kayak begini.

Tempat jalan yang jarang ditemui, kan?


Kalian bisa berjalan-jalan dengan nyaman karena jalanannya juga bersih. Semakin mantap deh menikmati suasananya. Tapi hati-hati, jangan sampai menghalangi orang lewat ya karena jalanannya tidak terlalu lebar.

Pelukan dan pamitan sama beruang di Chocolate Ville.


4. Sea Life Bangkok Ocean World

Ocean World yang berada di lantai bawah sebuah mal.


Ocean World yang satu ini dapat tergolong unik karena berlokasi di bawah sebuah mall, yakni di Siam Paragon. Aku pun pada awalnya terkaget-kaget membayangkan adanya ikan hiu dibawah sebuah pusat perbelanjaan. Tidak disangka-sangka, bukan?

Area pintu masuk pun unik karena nuansanya lelautan sekali. Lantai biru, dinding biru, dan banyak patung-patung ornament bernuansa underwater. Tentunya banyak pengunjung yang tak ingin melewatkan momen ini begini saja. Foto dulu, dong.

Jangan lupa selfie!
Sebuah patung milik museum Madame Tussaud yang dipajang di depan Ocean World.


Oh ya, ada spot foto bersama patung lilin juga lho. Nah, setelah masuk ke dalam area Ocean World, kita akan mendapati banya akuarium. Aku mendapati banyak sekali jenis ikan, lho. Ada yang air tawar, air asin, bahkan ada katak pula.

Keren sekali dunia bawah laut ini!
Pada jam-jam tertentu, pihak Ocean World menyediakan pertunjukan-pertunjukan pemberian makan mahluk-mahluk tersebut dan mereka mengedukasi para pengunjung juga. Beberapa show yang kutonton adalah pemberian makan penguin dan juga ikan air tawar. Ada juga kegiatan memeri makan ikan di akuarium besar menggunakan kepal dan diving bersama satwa-satwa. Namun, aku tidak melakukannya sehingga kurang bisa memberikan informasi lengkapnya. Tapi yang bisa kusimpulkan adalah keterawatan hewan-hewannya. Pokoknya seru abis deh, dan edukatif dan mendorong orang-orang untuk mencintai satwa-satwa laut tersebut!




___________

NOTE:

- Kalau mampir ke Bangkok, jangan lupa bawa payung karena sering hujan :-)