Orang-orang yang berkerumun di pintu gerbang mendadak saling menikung penuh energy saat pintu raksasa tersebut dibuka. Para penjaga yang sudah siap didalam memeriksa tiket setiap orang untuk memastikan tidak ada kecurangan dalam pelaksanaan konser musik klasik tersebut. Aku dan Carlos ikut menyodorkan tiket yang diberikan Gino kemarin harinya secara gratis. Aku sudah memaksa untuk membayar, namun Gino keras kepala dan menganggapnya sebagai dukungan untuk dirinya. Biar nggak terlalu gugup, katanya. Padahal kalau aku jadi dia, aku akan tambah nervous jika dilihat oleh orang-orang yang kukenal. Namun sekali lagi, aku tahu Gino berbeda dan aku cukup menyukai perbedaan tersebut. Ups. Sore itu sebetulnya menjadi panas dikarenakan ramainya orang-orang, namun aku tetap berusaha menikmati angin sepoi-sepoi. Tubuhku yang dibalut oleh kaos berlengan panjang berwarna merah muda cukup merasa adem, dan sebetulnya deg-degan juga. Perasaanku yang malang kini menjadi makin tidak karuan menging...
bernafas sejak 1996.