Skip to main content

Posts

Showing posts with the label my life

Belajar banyak di konferensi Psikologi ARUPS, Bali

Halo teman-teman, Kali ini aku menggebu-gebu sekali untuk menceritakan pengalamanku di Bali. Sungguh, sampai detik ini aku masih merasa bahagia dan bangga akan acara yang telah aku ikuti pada 21-22 Februari 2018 waktu itu! Jadi, awal mulanya seperti ini... Once upon a time , pada 2016 akhir, seorang dosen di kampusku menawarkan aku dan temanku (Desta) untuk ikut berkontribusi dalam penelitian beliau. Oh ya, untuk kalian yang belum tahu, aku sedang mengambil jurusan psikologi di Universitas Tarumanagara, ya. Aku sempat takut sih, karena belum pernah mengerjakan proyek seperti ini. Waktu itu, aku betul-betul khawatir karena pengalamanku dalam penelitian betul-betul nol besar. Namun, dosenku, Pak P. Tommy Y. S. Suyasa (beliau akrab dengan panggilan Pak Tommy), berbaik hati dan bersedia membimbing dari awal, beliau pun sabar menjelaskan pada kami apabila ada hal-hal yang masih kami belum pahami. Oh ya, kami belajar banyak dari dosen kami ini; hal-hal aka...

Cerita Kita Casting Call Batch 3 by Gogirl & Clean and Clear

Halo,   Hari Sabtu, pada 16 April 2016 aku diundang datang oleh majalah Gogirl dan Clean and Clear untuk mengikuti creative workshop . Workshop ini juga diadakan untuk menyeleksi cewek-cewek berbakat yang dapat menjadi kontributor untuk website cerita-kita.co.id. Jadi, masih dipilih lagi dan tentunya pemilihan tersebut dilakukan secara serius dan melihat bakat serta potensi yang ada.   Sebelum masuk ke acaranya, aku pengen cerita dulu nih soal cerita-kita.co.id  ini. Jadi, website yang di khususkan untuk cewek remaja ini mencari kontributor dan membaginya dalam beberapa divisi. Ada divisi  Fashion , Beauty , Writing , dan juga Instagram Specialist .   Oh ya, website ini sangat cocok untuk yang ingin berkarya dan mendalami lebih lanjut passion masing-masing. Asyik banget deh kalau bisa fokus pada bidang yang emang kita minati. Untuk cewek-cewek muda, di rekomendasi banget deh untuk ikutan lagi kalau Cerita Kita mengadakan penca...

lambaian tangan

Lambaian tangan perpisahan itu... sedih. Mengetahui kita tidak akan bisa melihat sosoknya selama berbulan-bulan membuat perpisahan sementara ini menjadi sedih Biasanya, lambaian tangan tidak seemosional ini Biasanya juga, lambaian tangan diikuti perasaan antusias dan gembira Kali ini, tetap ada senyuman dan cium pipi Namun, hati terasa sedikit miris Yah, cukup menjadi sebuah pertentangan yang aneh Semoga sukses Papa untuk urusannya, until we meet again beberapa bulan kemudian!  

Kabar gembira dari majalah Gogirl

Jadi, tadi pagi aku masih di busway dan mengantuk, ketika ponsel tiba-tiba berdering. Aku : halo? Telepon : selamat pagi, dengan Hanna? Kami dari majalah Gogirl dan mau mengumumkan kalau kamu terpilih untuk mengikuti penyeleksian untuk kontributor website . Aku : .. oh ya? Alhasil, aku pun menjadi senang dan semangat banget menjalani hari ini. Baguslah, masih ada yang bisa dibanggakan dari diriku. Ohya, majalah Gogirl menyeleksi tulisan dan sebetulnya, aku mengirimkan ceritaku yang berjudul 'Tenanglah kiela' (ada di blog ini juga lhoo.. yuk di cek buat yang belum baca). Ternyata ada untungnya juga aku bertekad untuk menyelesaikan karya tulis tersebut. Untuk tahap penyeleksiannya, kemungkinan besar akan kutulis di blog juga, karena aku diundang mereka untuk hadir Sabtu depan. Aku senang banget, dan entah mengapa jadi pecicilan. Terima kasih, Tuhan! :) Tunggu tulisan tentang hari bersama majalah Gogirl, ya!

Sayangilah dirimu

Halo, Pernah nggak sih kita mengolok-olok diri sendiri? Pasti sering deh. Contohnya aku nih, akhir-akhirnya senang sekali membego-begokan diriku sendiri. Udah kontet, jelek, malas, bodoh, gendut... Wuih, pokoknya semua yang jelek-jelek dan negatif aku camkan dalam diriku sendiri deh. Nah, aku sekarang mau belajar berhenti melakukannya, karena it's useless and a big waste of energy . Tahukah kamu, badan ini merupakan hadiah dari Tuhan yang seharusnya kita sayangi? Oh ya, kemarin aku bertemu seseorang dan ia bilang padaku bahwa pikiran bisa 'menyerang' kalau kita mempersilahkannya. Maka dari itu, terapkanlah aturan no-must-to . Jangan terlalu menuntut diri untuk begini, menuntut orang untuk begitu, dan terimalah kemampuan diri sendiri. Kalau si pikiran mulai menjelek-jelekkan diri lagi, solusinya adalah di abaikan saja pemikiran menyebalkan itu . Begitulah cara untuk hidup 'sehat'. Lagian, don't be too hard on yourself . Kasian loh kalau kita nggak pernah m...

Dokter gigi ganteng dan cita-cita

Halo, jadi tiba-tiba aku teringat pada masa-masa penderitaan saat menggunakan behel dulu pas SMP dan SMA. Setiap kontrol ke dokter gigi, rasanya menderita sekali karena gigi ngilu ditarik si kawat berwarna warni tersebut. Rasanya kayak mau loncat-loncat saking merinding dan sakitnya. Kadang malah suka kebangun di malam hari karena gigi lagi ngilu. Apalagi kalau lagi mencetak gigi pakai lilin itu, beh, itu seperti 45 detik penderitaan hebat. Lilin tersebut punya rasa dan wangi-wangian mirip stoberi, namun rasanya aneh ketika ditekan ke mulut. Serasa pengen meronta-ronta dan teriak, apa salahku, apa salah ibuku? :") Oh ya, ngomong-ngomong topik dokter gigi, aku dulu sebetulnya bercita-cita jadi dokter gigi loh. Mau tahu kenapa? Karena aku terinspirasi dan naksir sama dokter gigi muda ganteng yang pernah mengurus behelku. HAHAHA. Beginilah kronologisnya. Pas SMP, aku takut banget pas mau di behel. Malah, sebetulnya aku nggak mau. Cuman Papa dan Mamaku memaksa, katanya ...

dreams

Halo, hari ini aku bermimpi, dan yang aku ingat memang hanya bagian terakhirnya saja sih. Aku sedang berbicara kepada seseorang, kemudian orang tersebut mengatakan, 'masa sih kamu nggak sadar kalau kamu jatuh cinta?'. Dan yak, di klimaks dramatis tersebut aku terbangun. :"D. Bisa jadi inspirasi buat ngelanjutin novel nih. Biasanya nih, mimpi bias menjadi inspirasi. Inspirasi untuk menulis, inspirasi agar semangat, atau kalau mimpi buruk juga inspirasi agar berhati-hati. Oh ya, aku pun langsung teringat pada sebuah lagu dari Tiffany Alvord. Rasanya mood -nya sesuai dengan mimpi. Check it out ! Post ini cuman sekedar sharing dan curcol, dan maaf banget nggak informatif. Namun, bunga tidur layaknya hidup kedua ya.. See you !

Spot langit favorit

Rasanya menyenangkan sekali punya spot langit favorit yang tiap hari dilewati. Aku merasa lebih tenang dan terpesona. Terkadang jam lewat tempat tersebut siang, terkadang pas sunset , dan terkadang saat malam juga.   I love this spot so much , karena gedung-gedung tidak tinggi sehingga memperlebar jarak pandang si langit dan awan.   Mood ku saat melewati tempat tersebut pun bermacam-macam. Kadang senang, kadang marah, kadang sedih, kadang khawatir. Seolah-olah, tempat tersebut tahu banyak tentangku. Ciailah haha. Pernahkah kalian mempunyai suatu tempat favorit juga? Di share yuk!  

hidup yang plin-plan dan tegas

  ‘Halo’ Hidup berbisik ramah padaku Dengan jabatan tangan hangat dan dua gelas es teh Aku menunggu kelanjutan ceritanya di ruang tersebut   ‘Bangun, bangun’ Bukankah hidup itu aneh seringkali, ia meledek dan mencubitku yang nyaris ketiduran Agar aku tidak bermimpi buruk, katanya   ‘Rasakan, rasakan!’ Selain aneh, ia juga jahat Sambil menjulurkan lidah dan bersorak Ia menikmati diriku yang tersiram teh Bukankah hidup itu lucu? Ia menertawakanku dan orang lain ikut menertawakanku Aku mulai membencinya Lalu, ia bertanya mengapa aku sedih     ‘Tenanglah’ Ia mendatangkan orang-orang untuk memberi pelukan hangat Juga membantuku mencari handuk kering Agar kami dapat melanjutkan perbincangan yang sempat terhenti Hidup masih duduk bersamaku Kami masih bercakap-cakap Ditemani sejuta kisah dan lika-likunya Aku mulai tahu, ia orang yang jahat namun juga baik Si hidup i...

insecurities: tragedi rambut

Hei, Maaf ya akhir-akhir ini aku banyak pikiran sehingga terlalu sering menulis di blog. Entahlah, aku merasa lebih nyaman mencurahkan uneg-uneg disini dibandingkan curhat sama teman, walaupun itu pilihan yang oke juga. Namun sejujurnya, aku sendiri tidak tahu apa yang kugelisahkan. Jadi, sepertinya random . Oh, tadi aku berniat mencoba potongan rambut baru dan dimulai dari potong poni. Setelah kutimbang-timbang, ternyata poni rata belum pernah kukenakan. Singkat cerita, aku meminta tolong Mama untuk mengguntingkannya. Dan ternyata, saudara-saudara, aku terlihat aneh karena poninya kependekan dan mengingatkanku akan sebuah boneka daruma. Ya sudahlah, que sera sera . Apapun yang terjadi terjadilah :"D Ngomong-ngomong, aku sudah mengalami banyak masalah karena rambut. Namanya juga perempuan, pasti deh insecure sama bagian-bagian tubuhnya sendiri. Termasuk juga aku. Jadi pas masa-masa puber itu, sekitar masa SMP, rambutku ngembang kayak Toad, si jamur dalam game Mario...

'Bertanya dan menjawab'-ku

    Hujan turun dengan begitu antusiasnya saat aku mengetik ini. Entah mengapa, aku terdorong membuka laptopku dan berdialog dengan diriku ini. Menceritakan hal-hal yang terpikirkan namun tidak tersusun dalam kata. Suasana hati juga pas, ia selaras dengan pikiranku. Tumben sekali karena biasanya mereka berdua berkonflik melulu. Baiklah, apa yang sedang diriku pikirkan saat ini? Yuk, kita mulai wawancaranya. Catatan wawancara antara Hanna dengan Hanna. Q: Kenapa sih kamu jadi ambil psikologi? A: Karena topik yang sangat menarik dan menantang , dan suka juga dengan cara belajar membaca buku. Q: Adakah alasan mendalam saat benar-benar memutuskan terjun ke dalam perkuliahan psikologi? A: Ada inspirasi tentang betapa indahnya berkarya lewat orang lain . Seorang psikolog yang berhasil membuat seorang calon pemimpin percaya diri, sangat berjasa baginya dan berkarya lewat orang yang ditolong pula. Q: Tapi, kamu sendiri kan belum 'benar' dan 'stabil'? A: Nah itu...

menyambut '20'

aku memang belum layak menyandang '20' sebagai usia. sifatku masih kekanak-kanakan, dan masih cengeng pula. sempat aku bertanya, secepat inikah aku harus menyambut '20' yang tadinya terasa jauh.. pertanyaan lebih lanjutnya adalah, sudah pantaskah? rasa malu seringkali muncul pada saat aku mengintrospeksi diri. aku yang '19' masih sering menyalahkan keadaan, dan bahkan orang lain. diriku ini manja dan belum bisa disebut dewasa, tidak pantas sama sekali. bahkan, sampai sekarang. dan hari ini, '20' telah menendangnya pergi. ia membuang semua citra negatif yang lama, dan memberi waktu lagi untuk mengubahnya. hari ini adalah dibukanya lembaran baru, anggap saja mirip dengan teori Tabula Rasanya si John Locke. 365 lembaran kosong baru sudah terbuka lebar, siap untuk diisi dengan hal-hal baik maupun buruk. tinggal diriku saja yang harus pandai-pandai belajar dari setiap kejadiannya. walaupun sedikit khawatir, aku tetap bersyukur aku bisa bertemu dengan '...

Tipe-tipe orang saat di photobox

Halo! Jadi, beberapa kali aku jalan-jalan dan ngeceng di mal bersama teman-teman, aku mengambil foto di photobox dalam sebuah arkade game. Itu lho, yang mesin tempat kita bisa mem- print foto dengan latar belakang lucu sesuai keinginan. Bisa dikasih tulisan dan gambar tempel sesuka hati juga, pula. Eits, jangan salah mempersepsikannya sebagai kekanak-kanakan. Sebetulnya asik dan memberi suatu kesan loh! *sok tahu* Setelah berkali-kali berfoto dalam photobox dengan orang-orang yang berbeda juga, kupikir tidak ada salahnya aku menganalisa bagaimana perbedaan orang-orang (termasuk diriku sendiri) saat berpose untuk photobox . Silahkan dinikmati dan dipikirkan versi masing-masingnya juga. :3 1. Tipe orang yang maunya foto kelihatan sampai bawah Orang-orang semacam ini akan mundur ke belakang sejauh mungkin dari kamera dan tidak rela jika terlihat kebesaran mukanya. Ia akan merapihkan baju yang dipakai, kemudian mereka harus yakin bahwa mereka terlihat ekspresif melalui g...

Random Naggings & Motivations

Heiho, lagi hujan-hujan gini enak banget buat nyantai sambil dengerin lagu-lagu asyik. Rasanya nyaman dan damai sekali, seolah bisa tertidur kapan saja dalam suasana tersebut. Kalau lagi nyantai, kadang bawaannya malah ngemil melulu. Oh iya, aku suka banget sama oreo soft cake , rasanya kayak surga dunia. Haha. *_* Dan ngomong-ngomong, aku selalu lupa tanggal seperti nenek-nenek pikun. Ternyata sekarang sudah mendekati bulan Febuari, ya ampun. Berhubung aku memang libur sebulan penuh ini, ternyata tidak terasa sama sekali. Aku sangat tidak produktif dan menikmati masa-masa bebas tersebut mumpung masih bisa. ;") Nah, berhubung aku memang sedang santai, senang, dan tenang, aku terpikirkan untuk mendeskripsikan hal-hal dengan cara yang berbeda. Hal-hal yang bisa jadi menarik, dan menjelaskannya secara analogi dalam satu kalimat. Bisa jadi abstrak dan berbeda untuk setiap orangnya, karena memang tidak ada bukti yang dapat dipertanggung jawabkan. Duh, nggak tahu deh bakal baga...

galau-booster: aku suka kamu karena....?

Hai, Entah karena hari ini aku lagi senang atau kenapa, tapi aku jadi menggebu-gebu menulis. Dan seringkali topik-topik random bermunculan dalam kepalaku. Biasanya juga nih ya, topik-topik tersebut berasal dari kegelisahanku sendiri. Duh. Oh ya, peringatan dulu deh nih. Buat kalian yang lagi nggak pengen galau, atau lagi rentan galau, nggak perlu membaca ini, ya. Karena ini berpotensi besar membuat jomblo sedih. Nah, lho. Kalaupun baca, jangan terlalu serius dan move on kembali setelah ini! Semangat! Jadi, aku kepikiran. Apakah yang membuat seseorang bisa mengatakan sayang kepada pasangannya? Mungkinkah itu karena kecantikan/ketampanan, atau prestige karena pacarnya adalah orang yang membanggakan, atau apakah ada hal-hal lain? Kalau menurut pengalamanku... Duh, haha. Orang biasa menjadi jatuh cinta karena melihat/merasakan/mengalami sesuatu dari pasangannya yang nggak pernah dilihat orang lain. Ia merasakan sesuatu dari orang tersebut yang sebetulnya tersembunyi. Misalny...

Apa yang ingin kalian lihat pertama kali di pagi hari?

Hai teman, Jadi aku kemarin sudah selesai membuat novel (sebenarnya bukan juga sih, karena baru 16.100an kata) namun setidaknya kali ini berhasil selesai. Cukup memuaskan, karena biasanya aku hanya bertahan sampai bab 2. Aku perlu mengapresiasi diri untuk nggak berhenti di tengah jalan dan berusaha komitmen mengerjakannya sampai selesai. Hore! Setelah menyelesaikan cerita kemarin, aku terpikirkan sesuatu; seperti pencerahan. Kita punya hal-hal yang ingin kita lihat pertama kali saat bangun tidur, sesuatu yang akan menempel di otak kita selama seharian walaupun hanya dilihat sekilas. Kali ini, aku mengumpulkan beberapa tempat dan tempelan-tempelan di rumahku. Mari disimak dan dinikmati! 1. Kalender ala kadarnya Aku menempelkannya di tembok atas ranjangku, karena aku ini hobi sekali lupa tanggal dan hari. Biasanya, kalender ini berguna kalau aku sedang menentukan deadline suatu tugas ataupun ingin membereskan jadwal. Biasanya juga sih, aku menempelkan banyak post it , kertas-...

Find The Paradise Within Lombok

Hey guys, So it's almost new year! Phew, 2015 was unexpectedly cool. Not everything went smoothly this year, though. To be honest, I don't even know whether to be scared or excited for next year. I'll just keep my finger crossed and hope for a joyful 2016. I had and am still having a very long holiday. It lasts for 2 months! Awesome, right?! We went through this luxury since we finished the final exams last December, and I think that this is the perfect time to explore things. My family already made a plan for a vacation since a month ago. At first, we wanted to choose Singapore as our destination. That's okay with me, I like that! Somehow, Lombok came across our conversations and after googling it, we found it very beautiful. We haven't try it yet as well, so why not? Yep, the place is settled, and so are the dates. Wait for us at 25-28 December 2015, Lombok! And after visiting Lombok, I really have to recommend it to you guys! This is like the heaven...